Mendikbud: Peran Ibu Sangat Sentral dalam Pendidikan Anak





Liputan6.com, Yogyakarta - Orang tua menjadi point penting dalam pendidikan anak dalam sebuah keluarga. Bahkan peran ini harus diperhatikan sejak anak masih dalam kandungan.

Hal ini diutarakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendy dalam Milad ke-100 Aisyiyah di Gedung B Kampus Universitas Aisyiyah Yogyakarta.


Menurut Muhadjir, pendidikan anak sudah dimulai sejak dalam kandungan. Hal sesuai Alquran yang menyebut pendidikan dimulai dalam kandungan. Dalam ayat itu, disebutkan bahwa orang tua khususnya ibu menjadi bagian penting dalam pendidikan anak.

"Kita harus menghormati dan memuliakan orang tua karena ibu yang mengandung dengan susah payah. Jadi PAUD itu dimulai sejak dari janin kemudian dua tahun setelah itu ketika ibu menyusui. Itu awal pendidikan untuk anak. Jadi bukan di bawah lima tahun tapi di bawah dua tahun mulainya," jelas dia di Yogyakarta, Kamis (18/05/2017).

Muhadjir menyebut peran keluarga atau orang tua sangat penting dalam pendidikan anak. Dia pun mendorong semua pihak untuk menggelar pendidikan parenting kepada para ibu.

"Karena pedidikan itu dimulai dari pendidikan ibu. Untuk itu saya mendorong parenting education. Pendidikan orang tua untuk bisa menyiapkan pendidik anaknya sejak dari kandungan," ujar dia.

Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini menceritakan kisah saat berkunjung ke Papua. Di mana peran ibu menjadi penting dalam pendidikan anak. Terutama di kawasan pendalaman Papua. Dia menemukan masalah mendasar seorang ibu yang tidak memiliki pengetahuan yang cukup dalam merawat janinnya.

"Faktor mendasar di sana janin anak-anak itu asupan otak untuk anaknya tidak cukup. Asam folat ya itu, ya sangat rendah sehingga pertumbuhan otaknya tidak maksimal. Itu kenapa Papua sulit menerima bahan pelajaran. Di wilayah pesisir Papua itu lebih bagus karena mereka mendapat asupan asam folat dari ikan baik laut di sungai. Anak anak yang tumbuh di pesisir dan di pegunungan beda, ada bahkan mungkin lebih bagus dengan kita yang di Jawa," ujar dia.

Contoh kasus itu yang mendorong dirinya agar ibu muda dapat belajar merawat dan memberikan pendidikan yang baik. Sehingga pendidikan terhadap orang tua terutama ibu sangat diperlukan.

"Saya kita kearifan lokal sudah mulai banyak pantangan tertentu di tradisi Jawa karena pengalaman psikis orang tua saat mengandung akan memiliki implikasi langsung ke anak. Makanya orang Jawa bilang, saat orang tua sedang hamil jangan boleh membenci karena nanti anak akan seperti yang kita benci," ujar dia.

Dia juga mengungkapkan akan terus memberikan perhatian terhadap para guru PAUN. Sejumlah program akan ditawarkan demi meningkatkan kualitas para guru.

"Kita juga fokus pada pendidikan guru guru PAUD. Kita berikan beasiswa kepada guru PAUD. Kita ingin layanan guru PAUD semakin baik sehingga nanti ada perhatian dalam pendidikan PAUD," ujar Mendikbud Muhadjir Effendy.

Pengumuman & Info Penting

  • JADWAL UPDATE DATA PERIODIK SISWA
    Posting : 07-09-2019
    Selengkapnya...
  • Kewajiban berseragam lengkap
    Posting : 11-05-2017
    Selengkapnya...
  • Kontak Kami

    SMAN 14 BONE:
    Jl. Poros Bone - Wajo KM.17, Kelurahan Tokaseng,
    Kecamatan Tellu Siattinge,
    Kabupaten Bone,
    Kode Pos : 92752
    Telepon : 0481-2912558
    E-mail : uptsman14bone@gmail.com

    Website : www.sman14-bone.sch.id
    Admin Ardiansyah, S.Sos.
    Hp/Wa 085242230585

    KEGIATAN PASKIBRA

    Klik Untuk Lihat Foto-foto

    Penerimaah Hadiah Prestasi Sekolah

    Klik Untuk Lihat Foto-foto

    LOGO SEKOLAH DAN PROVINSI

    Klik Untuk Lihat Foto-foto

    KEGIATAN PIK - R

    Klik Untuk Lihat Foto-foto

    KEGIATAN EKSKUL OLAHRAGA

    Klik Untuk Lihat Foto-foto

    Penamatan Siswa

    Klik Untuk Lihat Foto-foto


    Untitled Document